Minggu, 24 Maret 2013

Tradisi Dayak Sengkelan Wakaf

 Gbr. 1
Gbr. 2
             Tidak seluruhnya budaya - budaya yang sudah pernah dilakukan oleh masyarakat adat Dayak, tidak lagi dikenal atau dihilangkan begitu saja karena pengaruh - pengaruh dunia yang semakin modern dan serba canggih diera sekarang. masyarakat adat Dayak Keninjal misalnya, untuk membuka lahan baru biasanya melakukan ritual khusus. Tujuannya adalah meminta ijin atau memohon kepada penghuni yang dipercaya mendiami wilayah tersebut. Dalam ritual ini adalah membuka lahan Wakaf. sebagaimana dikatakan bahwa keyakinan akan adanya penghuni yang berkuasa atau telah lebih dahulu mendiami tanah ini yang tidak tampak dan tidak berwujud, maka sebagai tamu atau bahkan nantinya menggeser dan menggusur tempat tinggal mereka, haruslah upacara atau ritual untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. perlu menciptakan keselarasan antar penghuni baru dan penghuni lama. ini merupakan etika dan adat sopan santun yang harus dijalankan.
            Dalam ritual ini disediakan sesajian berupa makanan yang disimpan dalam sebuah rancak yang terbuat dari bambu, hal - hal yang dipersembahkan adalah ayam kampung yang sudah dimasak, telor ayam, gula merah, kepala Babi, beras ketan, tembakau dan daun rokok ipah, nasi kuning, beras kuning, buah pinang dan daun sirih dengan jumlah yang sudah ditentukan. ritual ini dilakukan seorang sesepuh adat. 
              Pelaksanaan ritual ini pertama - tama membuat lubang untuk menyimpan kepala Babi dan darah ayam kampung (Gbr. 1), sesepuh melakukan percakapan dengan memanggil  roh - roh yang ada, memohon dan meminta ijin bahwa nantinya tanah atau lahan itu akan di gunakan. setelah itu kepala babi dikuburkan, dilanjutkan dengan menggantung sesajian yang telah dimasukkan kedalam rancak diantara lahan yang akan dipakai atau digarap (Gbr. 2), lalu ditutup dengan kain merah. sekali lagi roh - roh disapa dan dipanggil untuk memberitahukan bahwa akan menempati wilayah itu. ritual ini di akhiri dengan makan bersama dimana makanan yang ada harus dihabiskan dan tidak bolah dibawa pulang.

Ditulis :Hermanus Mangku
           Mahasiswa S2 STP. Agustinus angktan 1